Posts

30 Days of Productivity: Awal Dari Sebuah Perjalanan

Image
Day 30 Awal Dari Sebuah Perjalanan Gue belajar banyak hal 1. Menjalin Komitmen itu Sulit 2. Fokus 3. Karya Menentukan Masa Depan Sumber Gue Sendiri Piala

30 Days of Productivity: Software Tempat Mendulang Emas

Image
Day 29 Software Tempat Mendulang Emas Grafis sekarang menjadi tempat gue mendulang rezeki. Awalnya sih memang berat, namun tantangan-tantangan tersebut coba gue jalani dengan sabar. Gue belajar photoshop dari SMA karena dulu waktu gue jaga warnet merasa bosan hanya sekedar main game tapi gak bisa menghasilkan sebuah karya. Akhirnya gue pelajari ilmu-ilmunya. Pertama kali produk grafis yang gue buat lewat photoshop adalah avatar bergerak untuk akun kaskus. Dulu order bisa sampe 20 permintaan gambar setiap minggunya. Bermodal nekat, gue coba membuat dengan maksimal. Kebanyakan dari mereka merasa puas terhadap apa yang gue kerjakan. Setelah dari pembuatan avatar bergerak untuk akun kaskus, gue mencoba beberapa teknik lain seperti mengedit foto, membuat objek, dan lain-lain. Pekerjaan iseng mengedit foto teman pun juga jadi hiburan gue dikalah gue lagi bosan dan ingin menghibur teman-teman gue. Sempat vakum untuk beberapa saat karena tidak adanya media untuk gue tetap lati...

30 Days of Productivity: Papan Informasi Sebagai Salah Satu Branding Identity

Image
Day 28 Papan Informasi Sebagai Salah Satu Branding Identity (gambar papan informasi di Bandung) Ini merupakan salah satu kekaguman gue terhadap kota Bandung yang menyediakan fasilitas papan informasi dengan bentuk grafis dan produk desain yang cukup keren untuk dipandang. Dari segi penyajian grafis, layout , warna, dan juga bentukan dari papan informasinya itu sendiri, gue rasa memang benar Bandung dijuluki sebagai kota kreatif. Nah ini adalah field yang gue pelajari sekarang tentang branding identity . Gue baru pelajari akhir-akhir ini bahwa branding itu terbagi menjadi beberapa bagian branding identity dan branding experience . Branding identity adalah .... dan branding experience adalah ... Untuk prakteknya di dunia perkuliahan dan kedepannya, gue akan pakai ilmu ini sebagai pengenalan gue untuk arsitektur yang humanis. Kenapa gue melakukan teknik branding ? Karena yang gue amati selama gue kuliah di arsitektur, beberapa proyek arsitektur memang bagus untuk dini...

30 Days of Productivity: Televisi dan Segala “Hiburannya”

Image
Day 27 Televisi dan Segala “Hiburannya” Gue termasuk orang jarang nonton televisi karena dulu sempet kena doktrin sama nyokap gue “Nonton tivi itu cuman buat orang-orang yang rugi. Mending dengerin ceramah di radio”. Gue berpikir bagaimana caranya orang mendapatkan berita teraktual secara jelas kalo gak dari televisi? Atau sekedar hiburan semata untuk rehat dari kehidupan yang penuh dengan masalah? Itu semua terjawab saat gue menyadari hampir semua tontonan televisi di Indonesia tidak mengandung konten-konten edukasi. Apakah perlu ada kebijakan dari KPI tentang membuat saluran yang mempunyai standar yang mengacu kepada tontonan di Amerika? Makanya gue suka terkagum sama beberapa konten televisi Amerika yang membuat gue kadang pengen punya koneksi televisi kabel. Sebenarnya televisi ini rata-rata di dunia sudah menyadari betapa banyak kebohongan yang disebarkan lewat televisi. Sebagai pengguna televisi yang baik mari gunakan televisi dengan bijak agar tidak tertipu dengan konten yan...

30 Days of Productivity: Kopi dan Arsitektur

Image
Day 26 Kopi dan Arsitektur Seringkali mahasiswa arsitek dikaitankan dengan jam malam sehingga mereka harus berpikir bagaimana caranya untuk bisa tetap terjaga di kala tugas-tugas menghantui mereka setiap hari. Rata-rata dari kami mahasiswa arsitektur mengakalinya dengan minum kopi. Kafein yang terkandung di dalamnya dapat membuat otak kita bisa “JRENG”. Kopi juga bisa membuat kreativitas orang lebih meningkat setelah banyak penelitian membuktikannya. Banyak buku juga yang menjelaskan bahwa kopi itu banyak manfaatnya.

30 Days of Productivity: Damas dan Kacamatanya

Image
Day 25 Damas dan Kacamatanya Gue berkacamata dari SD kelas 3 sampai sekarang. Kebiasaan membaca gue yang mungkin membuat mata gue harus menggunakan lensa tambahan agar gue bisa fokus melihat ke objek yang lebih jauh. Dulu gue belum menggantungkan kacamata secara sering karena gue dulu masih punya keyakinan bahwa kalo gak pakai kacamata terus-terusan, penglihatan gue bisa normal kembali. Namun setelah gue pertahankan hingga SMA, apa yang mata gue rasakan adalah visualisasi gue terhadap objek harus memerlukan usaha yang lebih sehingga mata gue cukup capek untuk melihat. Akhirnya saat kuliah gue pakai kacamata apapun aktivitas yang gue lakukan. Kuliah, olahraga, ngeceng, dan sebagainya yang membuat karakter gue sebagai pria berkacamata. Walaupun gue berkacamata tapi gue tetep merasa ganteng. *sisiran*

30 Days of Productivity: Fakir Wifi

Image
Day 24 Fakir Wifi Itulah sepenggal doa dari gue untuk titik-titik di mana wi-fi  itu berada. Untuk saat ini hidup berinteraksi lewat smartphone  gue bergantung kepada koneksi wi-fi  yang ada. Sejujurnya smartphone  gue gak menunjang sim-card  karena paketnya yang begitu mahal dan cenderung boros baterai ketika masa pemakaian normal. Maklum smartphone  yang murah, berharap lebih gak bakal bisa. Mirip kaya rasa cinta yang lo berikan ke kecengan lo tapi kecengan lo gak ngebales cinta yang sama kepada lo.