Posts

Day 15: Prolog Mengenai Ceritaku di Laut (Bagian 2)

Image
Day 15 Prolog Mengenai Ceritaku di Laut (Bagian 2) Sumber: Gue Sendiri Kapal Laut Lagi Udah keliling naik kapal kemana aja mas? Sejauh ini gue baru dinas ke lintas penyeberangan Merak-Bakauheni. Mungkin ketika gue dapet kesempatan dinas ke lintas penyeberangan di timur atau barat Indonesia gue bakal dapet pengalaman baru yang nantinya insyaAllah gue ceritain di sini. Udah pernah naik kapal apa aja? Lumayan banyak. Jenis kapal yang gue naikin yaitu kapal ferry. Kapal ferry ini gak ada hubungannya sama ferry salim. Kapal ferry yang gue naikin punya namanya dan yang gue sebutin adalah kapal ferry yang gue naikin. Mulai dari Portlink III, Portlink V, Portlink 0, Sebuku, Batumandi, Jatra III itu nama kapal yang dimiliki oleh perusahaan kantor gue. Kalo kapal swasta yang gue naikin itu namanya Catlyn, Dharma Rucita, Jemla, dan Adinda Windu Karsa. Pernah ke tempat nakhodanya gak? Pernah. Namanya anjungan. Yang gue belum pernah ke rumah Nakhodanya. Nyebrang Merak-Bakauheni b...

Day 14: Prolog Mengenai Ceritaku di Laut (Bagian 1)

Image
Day 14 Sebuah Permulaan Mengenai Ceritaku di Laut (Bagian 1) Sumber: Gue Sendiri Kapal Laut "Mas kerja di kapal enak gak?" "Lo kok lulusan arsitektur malah kerja di laut? Lo mau bangun rumah, apa bangun masalah baru di hidup lo?" "Pas naik kapal, lo mabok gak kek waktu lo mabok anggur?" "Ajak gue jalan-jalan dong mas naik kapal!" "Mas ibukota Zimbabwe apa?" Pertanyaan-pertanyaan tersebut bermunculan ketika gue memutuskan untuk bekerja di industri jasa transportasi laut. Cukup membingungkan memang, gue lulusan arsitektur tapi malah kerja di sana. Tapi itu bukan suatu masalah besar buat gue. Gue yakin di tempat gue kerja sekarang, gue bakal menemukan cerita baru dibandingkan dengan lulusan-lulusan arsitektur pada umumnya yang mana kebanyakan kerja di konsultan ataupun di kontraktor. Sembilan bulan lamanya gue bekerja di kantor gue sekarang membuat gue berpikir banyak hal tentang laut Indonesia, potensi-potensinya, samp...

Day 13: Cerita Baru Di Sebuah Penyeberangan

Image
Day 13 Cerita Baru Di Sebuah Penyeberangan Sumber: Gue Sendiri Kapal Berlayar (Postingan ini dibuat tanggal 17 Juli 2017) "Untuk mendaki sebuah gunung, dibutuhkan 1000 langkah. Tetapi yang paling penting adalah langkah pertama." Sebuah kalimat yang cukup menampar gue dalam memulai postingan blog ini. Entah apa yang membebani gue dalam menulis sehingga gue harus mengulangi beberapa kali kalimat pembuka pada tulisan ini, padahal baru tahap membangun cerita. Jarangnya membaca buku juga yang membuat gue menjadi malas dalam menulis karena keterbatasan referensi gue terhadap kata-kata yang dirangkai menjadi kalimat. Kemalasan itulah yang membuat enam postingan terakhir gue di blog ini hanya berupa gambar yang merupakan tulisan proyek gue #30DaysStopAndLook. Belum lagi kebiasaan nulis gue yang kadang-kadang suka menulis sambil mengedit yang membuat tulisanya kurang begitu mengalir. Banyak permasalahan yang gue hadapi dalam menulis blog ini padahal gak penting-penting ...

Day 12: Under Construction

Image
Day 12 Under Construction Sumber: Gue Sendiri Setelah sekian lama tertunda akhirnya personal project gue jalan lagi. Saking lamanya ketunda, kucing gue yang tadinya anaknya masih kecil sekarang udah S2 di UI. Lepas dari prolog itu gue mau bercerita tentang perjalanan ke kantor. Gue selalu ngeliat kendaraan berat "parkir" di jalan karena proses pembangunan kota. Dengan adanya kendaraan tersebut, waktu yang dihabiskan masyarakat Jakarta khususnya pengguna kendaraan pribadi di jalan menuju tempat kerja menjadi semakin lama dan membuat tingkat stress mereka menjadi semakin tinggi. Kadang gue berpikir, apakah dengan adanya pembangunan ini tingkat stress masyarakat Jakarta bisa terbayarkan? Gue berharap nantinya dengan selesai pembangunan kota ini tingkat stress masyarakat Jakarta bisa menurun dan anak kucing gue bisa mengabdikan ilmunya dia untuk kota Jakarta selama dia studi S2 di UI. 

Day 11: Frequently Ask Question

Image
Day 11 Frequently Ask Question Sumber: Gue Sendiri Tentang Pertanyaan-Pertanyaan yang Datang Ke Gue 1) "Mas pertimbangan lo buat nyamperin suatu tempat apa sih?" | "Biasanya kalo gue liat di koran tempat tersebut jadi pembahasan sebuah isu atau kalo lagi sepedaan liat tempat yang comment able kek berita line today." 2) "Kenapa harus ada wifi kalo lo ngunjungin suatu tempat?" | "Karena gue merupakan sobat miskin yang gak punya kuota. Jadi gue cari tempat yang ada free-wifi areanya buat upload atau cari-cari info tentang tempat tersebut. Pernah suatu saat hampir diamuk massa di Jalan Riau Bandung gara-gara gerak gerik gue mencurigakan. Padahal gue cuman cari-cari sinyal wifi di suatu tempat makan yg kebetulan passwordnya belum diganti sama pengelolanya (jadi gue masih bisa browsing gratisan)." 3) "Pernah nyasar dan gak tau jalan balik gak gara-gara lo keasikan eksplorasi?" | "Sering. Paling parah sih waktu gue seped...

Day 10: Damas Waktu Kuliah Starter Pack

Image
Day 10 Damas Waktu Kuliah Starter Pack Sumber: Gue Sendiri Ilustrasi Seorang Rifqi Hadyan Damas Di Masa Perkuliahan Soal perlengkapan eksplorasi gue sehari-hari cukup simpel mengingat gue masih dalam golongan "perkumpulan sobat miskin". Dengan alat-alat yang gue punya, gue bisa membuat sebuah karya tulis/grafis sambil ngulik setengah kota dalam waktu satu hari. Alat-alat ini setidaknya sudah menemani gue dalam waktu hampir 5 tahun lamanya. Makanya gak heran kalo beberapa dari alat-alat tersebut rada bulukan (sama kek yang punya).

Day 9: Taman Tematik

Image
Day 9 Taman Tematik Sumber: Gue Sendiri Waktu gue jalan bersama teman gue yang kebetulan bukan mahasiswa arsitektur (dan sayangnya cowo), kita melihat banyaknya taman-taman di kota Bandung beserta teteh-teteh lucu lagi nyeruput es cingcau di dalamnya (untung aja bukan nyeruput kopi item sambil ngerokok jisamsu). Maraknya pembangunan ruang terbuka hijau di kota sekarang menyebabkan seorang teman gue menanyakan "emang ruang terbuka hijau tuh kok beda-beda di setiap tempat. Ada skate parknya, ada lapangan bolanya, ada orang pacarannya (sepertinya dia nyinggung gue). Emang jenisnya ada apa aja? Dan kenapa setiap jenis lingkungan, jenis tamannya beda-beda. Taman jomblo di bawah Jembatan Pasopati, Kalijodo di daerah yg dulunya tempat prostitusi, dan lain sebagainya?". Pertanyaan tersebut membuat gue mengeluarkan sedikit pengetahuan dan opini gue tentang apa saja jenis-jenis ruang terbuka hijau dan kenapa mereka dibangun di suatu lingkungan. Pembangunan Ruang Terbuka Hijau i...